Lable

09 Juni, 2011

Pohon Ara yang dikutuk (Mat 21:18-22)

Ceritanya Tuhan Yesus lagi laper banget, trus Dia liat pohon ara yg rimbun daunnya dan Dia pengen menikmati buah ara tersebut...tapi Dia tidak menemukan satu buah pun, akhirnya Tuhan kutuk pohon ara itu jadi kering. Kalo diperhatikan pada tulisan Markus 11:13 "Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara" Sempet kepikir Tuhan aneh, ya.. orang bukan musimnya koq... kan wajar, kalo belum ada buahnya..?

Seeorang Pendeta Skotlandia di Palestina yg berada di bawah pengawasan pemerintahan Kerajaan Inggris, W.M Christie menulis Pertama-tama ia menunjukkan pada bulan dimana kejadian itu berlangsung (kalo Tuhan Yesus di salib kurang lebih tanggal 6 April tahun 30 masehi, mk kejadian itu berlangsung pd hari-hari pertama bulan April)

Fakta-fakta yg bertalian dengan pohon ara adalah menjelang akhir maret, daun2 mulai bersemi dan dalam waktu kira2 satu minggu penuhlah pohon itu dengan daun. Bersamaan dg ini, atau bahkan kadang2 lebih awal, muncullah kuntum2 buah kecil. Ini belum merupakan buah ara yg sesungguhnya, tetapi semacam buah pendahulu. Kalau besarnya sudah seperti buah almond hijau, maka buah itu dapat dimakan, biasanya oleh para petani ato siapa saja yg lapar. Bila buah pendahulu ini sudah mencapai taraf kemasakannya, buah ini akan rontok sendiri. Buah ini dalam bahasa Arab Palestina disebut TAQSH.

Munculnya buah TAQSH ini merupakan tanda akan munculnya buah ara yang masak kira2 enam minggu kemudian. Jadi, seperti kata Markus, "sebab memang bukan musim buah ara. Tetapi bila daun 2 muncul tanpa TAQSH, maka itu menandakan bahwa tidak akan ada buah ara yg akan dihasilkan. Karena itu Tuhan Yesus hanya mendapatkan daun-daun saja - daun2 tanpa TAQSH - IA tau bahwa pohon tersebut merupakan pohon yang sama sekali tanpa harapan dan tanpa buah. Begitu ceritanya..

Pelajaran yang bisa kita ambil adalah Pohon ara tersebut bertumbuh tidak sesuai "DESTINY"-Nya... secara natural Tuhan telah menaruh potensi di dalam benih pohon ara tersebut u/ menghasilkan "TAQSH" Pohon ara tersebut keliatan baik dengan daun yang rimbun sampai ia kedapatan tidak berbuah...pohon ara tersebut mengalami "MAL PERTUMBUHAN" Hidup jadi orang Kristen yg baik saja tidak cukup... gw udah ga minum lg, gw udah ga maen perempuan lg, gw udah ga ke dukun lg, gw udah kasi perpuluhan, gw udah rajin ibadah,...dan semua hal yg baik yg telah kita perbuat namun, jika kita ga mengerti destiny yg Tuhan telah tanam dalam diri kita maka percuma saja....

"TAQSH" kalo saya renungkan adalah pertobatan (REPENT) bukan hanya sekedar dari perbuatan jahat ato yg melawan Tuhan namu kita kudu bertobat dari "MAL PERTUMBUHAN"

REPENT- Re berarti kembali, Pent itu seperti kamar di atap, lantai teratas suatu bangunan, dari situ muncul istilah "PENTHOUSE" Jadi REPENT berarti kembali pada sudut pandang Tuhan mengenai REALITAS SORGA.

Di dalam sudut pandang ada pembaharuan, reformasi yg mempengaruhi intelektual, emosi, dan setiap bagian kehidupan kita. Tanpa REPENT, kita akan terkunci dalam pola pikir KEDAGINGAN. Ketika Alkitab berbicara tentang "KEDAGINGAN" itu tidak harus dosa yg menjijikan. Sebagian besar orang Kristen tidak memiliki kerinduan untuk berdosa; mereka tidak ingin mabuk ato tidur dengan pasangan lain, tetapi karena mereka hidup tanpa kuasa injil yg didemonstrasikan, kebanyakan dari mereka kehilangan TUJUAN dan kembali berbuat dosa. Memiliki pikiran yg diperpaharui sering kali bukan merupakan masalah apakah seseorang akan masuk sorga atau tidak melainkan seberapa banyak sorga yg ingin dialami dalam hidupnya saat ini juga.

Tuhan Yesus mendorong kita supaya memutar balikkan pendekatan kita tentang realitas Kerajaan-Nya. IA membawa dunia-Nya bersama dengan-Nya. Tuhan ingin kita melihat realitas dari sudut pandang Tuhan, belajar untuk hidup dr dunia-Nya ke dunia nyata. Namun jika kita tidak mengubah cara berpikir kita, kita tidak akan mampu memahami kuasa Kerajaan yg tersedia bagi kita. That's our destiny.....HAVE A KINGDOM DAY...GBU ALL

Terakhir,Gw sempet mikir apa susahnya sih bagi Tuhan Yesus untuk bikin mujizat… jreeeng!!!…. pohon itu langsung berbuah dari pada dikutuk langsung kering….? Mending, diberkati jadi berbuah, tul ga sih….? Ini yang perlu kita tau, tumbuhan adalah makhluk hidup yang ga punya pilihan. Malah, mereka termasuk semua makhluk yg menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan (Rom 8:19-23)

Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.


Aha…!?!? manusia punya PILIHAN untuk BERTUMBUH dan BERBUAH. artinya, manusia memiliki lebih banyak kesempatan dr pohon ara. Ada banyak kasih karunia lewat darah Yesus, diciptakan serupa dengan Gambar Tuhan, apa lagi…? Eehmmm…Roh Kudus tinggal di dalam kita. Wow..luar biasa. Dan akhirnya…….. PERTUMBUHAN itu adalah PROSES bukan hasil MUJIZAT tetapi hasil PERUBAHAN POLA PIKIR…. POLA PIKIR kita hasil dari KEPUTUSAN kita. KEPUTUSAN kita MENGUBAH NASIB (Destiny) kita

GBU abundantly !


Rock ‘n’ Rule


                                                                                                                                                                                     - David Victor

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar